Monday, 27 August 2007

Teach me how to live the life

I start to ask … what is the meaning of life?

I start to wonder, to whom my life is meaningful?

I start to guess… I need to experience more life

But, what kind of life it should be?


I used to think many things… keeping my mind busy

But lately, I feel so empty inside… that I refuse to think

I almost forget how to love someone

How to miss

And how to feel sad

‘Cause what I feel inside, everything is frozen


I smile, because I have to be friendly

I laugh, because I feel something should be laughed at

I care, because I think it is something should be taken care of

I do something, because I think I have to do it

And deep inside, I know…

That’s not life

That’s the art of pretending


People refuse to see the sadness, that’s what I notice

- including me, perhaps-

When I hear something bad, I know it is something to be sad at

But no tears came down

I just feel much emptier

I do wonder why I didn’t cry

Frankly saying, I start to find out…

I’m interested in nothing

Even stop hoping something


Is that what life should be?

It’s not, is it?

‘Cause I thought life would be more beautiful than that

More colorful, lively


Once I took courage,

To get close with love

It wasn’t too nice to find out

What a complicated world it has

It wasn’t too nice to know the truth

That one day I should ask, ‘please quit playing game with my heart’

It wasn’t a nice role

To act as if no scratch in my heart


I miss the time I laugh because I do feel happy

I miss the moment when I get excited into something

I miss... the 'living' me

God,,, please send me an angle


Thursday, 16 August 2007

It's hard to say goodbye

Celine Dion - Paul Anka


There's something in your eyes that's far too revealing
Why must it be like this a love without feelin'
Something is wrong with you I know
I see it in your eyes
Believe me when I say
It's gonna be okay

I told you from the start I won't be demanding
I won't be demanding
If you have a change of heart I'll be understanding
I'll be understanding
When love becomes a broken heart and dreams begin to die
Believe me when I say
We'll work it out some way

I'll never try to hold you back
I wouldn't try controlling you
If it's what you want
It's what I want
I want what's best for you
And if there's something else that you're looking for
I'll be the first to help you try
Believe me when I say
It's hard to say goodbye

We've lost that loving touch we used to feel so much
I try to hide the truth that's in my eyes
The love without feeling
But when I feel we're not in love, I know I'm losing you
Believe when I say
We'll work it out some way

I'll never try to hold you back
I wouldn't try controlling you
If it's what you want
It's what I want
I want what's best for you
And if there's something else that you're looking for
I'll be the first to help you try
Believe me when I say
It's hard to say goodbye

Don't say goodbye

If it's what you want
It's what I want
I want what's best for you

I'll never try to hold you back
I wouldn't try controlling you
If it's what you want
It's what I want
I want what's best for you
And if there's something else that you're looking for
I'll be the first to help you try
Believe me when I say
It's hard to say goodbye

I'll never try to hold you back
I wouldn't try controlling you
If it's what you want
It's what I want
I want what's best for you
And if there's something else that you're looking for
I'll be the first to help you try

Monday, 13 August 2007

Between years

Akhirnya… setelah mencoba beradaptasi kembali dengan Bandung tercintah, mulai terbiasa lagi dengan Bandung dan sekitarnya :D.
Sempet kangen bersepedah lagi, tapi kangennya Cuma sesaat ajah, hehehe, mengingat polusi Bandung yang tampak tidak bersahabat pleus udara panas ditambah debu… bikin batuk dan bersin-bersin… 8-|
Kerjaan sekarang, bolak balik rumah kampus, pleus ikut nginep di temen… bahasa vulgarnya mah numpang nginep, :D
Lebih seneng tinggal di rumah… walo banyak temen menyarankan nyari kosan per bulan aja. Yang kebayang … ya… mesti bawa-bawa barang banyak… duh, gak mood ah…
Rachma lebih milih bawa tas gede berisi laptop, baju ganti, dan perlengkapan lainnya… :D. Sudah kebal ketika banyak temen bilang ‘kok gedean tasnya dibanding yang bawanya…’, dan Rachma Cuma tinggal komentar ‘jangan sentuh tas Rachma, soalnya bakal mengganggu kesetimbangan saat berdiri’ , hehe. Kayanya aspek ergonomis tasnya mesti dicek ulang deh, biar tetep bisa mengcounter titik kesetimbangan tubuh saat berdiri, terutama saat bawaan tasnya berat, sekitar 7-10 kilo, :P.
Lagu background laptop… Frank Sinatra :D. Dah gak mengikuti perkembangan music yang sekarang, hehe.
By the way, P1i dah launched minggu kemaren… dan seperti gadget-gadget baru lainnya, harganya masih mahal :P. Sayang kalo beli sekarang, ntar nangis-nangis pas tau harganya turun banget :D. Jadinya pilihan jatuh pada p990i, so, say good bye to my k700i ;).
Rachma seneng mengoleksi gadget karena… well, mereka itu kan teman sejati yang setia menemani :P. Mulai dari laptop [Toshiba A100-00M]… tempat main game :D, tapi main game ringan, VGAnya gak kuat buat main game-game bagus :P. Udah gitu ya pas kemaren nyoba nginstal game lagi, cracknya gak jalan coba :-?... padahal sebelumnya pernah nginstal juga di laptop dan jalan cracknya, terus dicoba di kompie rumah juga jalan tuh crack, tapi pas dicoba di laptop lagi… jadi gak bisa…. 8-|
Jadinya cukup main game bawaan vistanya deh, kayaknya tuh laptop gak ridho dijadiin tempat main game berat ~_~
web cam [Logitech quick cam]… tempat narsis =)), gigi biru [Belkin 100 m]… ya buat transfer-transferan atuh :P, mouse [logitech MX 518]… buat main game [ubah-ubah DPI screen tampak menyenangkan, hehehe], headset… dari mulai yang imut [Logitech] ampe yang beneran berbentuk headset [LG dan sweex] :P, tapi banyakannya mah pake yang imut deng, lebih praktis… USB flash disk dan memory card yang kesini-sini makin murah ajah, akhirnya nyasar deh beli SD card sandisk extreme III, yang sampai sekarang masih kepikiran… ini ekstrimnya di mana sih? Rachma pake buat nambah memori laptop via vista... perbedaannya tidak begitu signifikan, hehehe. Ini SD cardnya yang bermasalah, atau vistanya yang gak optimal… [ditulis ma yang pengen banget nyoba leopard :D]
Next to buy:
- pointer Logitech buat presentasi [terinspirasi supervisor RuG; pas nyampe sini sempet liat di BEC, tapi belum nanyain harganya]
- Kamdig: setelah nyampe rumah kamdig Rachma disita sama adik Rachma… [jadilah sekarang lagi fakir kamding :P]… lagi mikir antara pindah ke Nikon atau setiap di jalur exilim :P. Kamera p990i kan masih 2 mp, pengennya minimal 7 mp, biar foto-fotonya bisa dicetak segede poster :P.
In review:
-speaker: secara speaker laptop mah segitu-gitu ajah :P, pengennya kalo play audio visual teh serasa punya home theater :P. Yang dirumah masih simbada versi 4 tahun lalu, kekekek… sekarang yang kelintas sih pengen Simbada yang tujuh biji tea speakernya… atau sekarang dah nambah lagi jadi 9 atau 11? :D belum ngecek perkembangan speaker, hehe
- printer: kemaren abis beli Epson c79… yay, masih kepikiran beli seri R buat di rumah teh … kalo buat sendiri sih pengennya beli mobile printer…
- macbook pro pleus iPhone… :P, walo sudah punya Toshiba dan p990i, tetep aja masih kepikiran merambah dunia Macintosh… terlebih setelah melihat fitur OS leopard… kyaaa… pengeeeeen ~_~
Heuheu… tapi kalo ngitung budget… mm…. tampak tidak visible terbeli sekarang-sekarang…. Jadi tepatnya bukan in review atuh ya, tapi under review :P.
Waktu ke BEC buat beli printer teh sempet bingung… secara dulu mah pakenya Canon… dan ntah kenapa jadi pengen nyoba Epson [pokoknya kalo ditanya alasannya, gak ada alasan ilmiahnya, hehehe]. Pas lagi sibuk keliling-keliling BEC dan naik turun tangga… pleus desperate dan bingung mesti milih tipe mana… sempet keingetan temen lama, heuheu… yang dulu sering bantuin Rachma kalo dah nyangkut-nyangkut computer dan sodara-sodaranya…
Secara waktu itu masih TPB, masih lugu pisan sigana, pleus tak tau banyak masalah kompie. Jadi weh apa-apa teh minta tolong sama beliau :D. Masa-masa untuk pertama kalinya kena serangan butterfly effect, hehehe,pleus mengenal the real world yang ada tangis dan sakit hati, hihihi :D, cukup untuk membuat Rachma ill feel kalo denger kata cinta :P, tapi… mm… hikmahnya… hmm… tepatnya side effectnya, kira-kira sebagai berikut :D :
- jadi sering waspada… terlalu waspada bahkan pada hal-hal yang sebenernya gak perlu diwaspadai :P
- hati-hati dalam bersikap, bahkan terlalu hati-hati sampai akhirnya males banget ketemu atau berada dalam suatu komunitas banyak orang, hehehe =))
-apa-apa dipikir dulu… ampe jadinya bingung sendiri, kekekek. Kalo dulu kan apa-apa pake hati dan perasaan… kalo sekarang… ceritanya sih apa-apa pake logika, paranoid kalo mu pake hati… takut hati Rachma yang cuman satu-satunya ini tergores lagi :).
-merambah dunia gadget… walo Rachma di kimia, mari pahami ilmu gadget-gadget, including hardware dan software…heuheuheu, ampe java, cpp, dan python pun diembat :D, lumayan jadi ada kerjaan mengisi kesendirian :P.
Filosofisnya… ya, gak pengen aja tergantung ma orang lain… [spesifiknya, males tergantung ma cowok >:)]. Heuheuhe, malah jadi so’-so’ an… ~_~
Padahal mah ya tetep ajah, banyak hal yang emang gak bisa dikerjain cewek :P, contohnya: ngangkat-ngangkat barang berat, hihihi :D
- males banget kalo tau ada kisah di mana cowoknya jadi mellow banget karena bermasalah dalam cinta. Beuh, eta cowok… ditolak ma cewek ajah melowna gitu pisan, kumaha mu jadi kepala keluarga ateuh kalo mengelola hati aja langsung collapse pas ditolak cewek [ini kisah nyata, jadi maaf kalo ada kesamaan kisah :P], heheheheh >:)
Pokokna mah Rachma tuh ngerasa kalo diri Rachma jadi skeptis kalo dah nyangkut-nyangkut kisah cinta, heuheuheu. Jadi ngeri sendiri… ~_~
- Tidak percaya label pengastaan: ikhwan, ammah, cowok, dan istilah sejenisnya… [penjelasan bagian ini sepertinya lebih etis kalo off the record :P]
Waktu kemaren, ada sodara ke rumah, awalnya beliau teh nanyain suasana di Holland pleus meminta beberapa gantungan kunci. Tapi akhirnya obrolan kembali pada subjek ‘pacar’ dan ‘nikah’. Lama-lama mah bosen juga dengernya. Tiap ketemu orang, topiknya sama: nanyain kabar, nanyain oleh-oleh, ngomentarin jerawat di wajah [yang dengan keukeuhnya orang-orang teh pada nanya: “baru puber yah?”], pleus nanyain kapan nikah.
Jadi pas sodara Rachma nanyain tuh, Rachma jawab sekenanya: “belum punya pacar, males pacarannya… “, hihi :P. Beliau teh langsung berkomentar “kok gak mau pacaran, kan cewek tuh harus nikah… harus membina rumah tangga”
Ya jadinya jawabnya: ‘ya, pengennya langsung nikah ajah, gak mau ada pacarannya ‘ :P.heuheuheu. Kalo ngomongin masalah mencari jodoh, Rachma teh suka bingung,,, cara nyari jodoh gimana yah?, hehe, seriusan da belum kebayang… :D, lebih mudah kalo bilangnya ‘belum punya calon, cariin atuh’. Kalo kayak gitu kan, berarti yang bakal bingung nyari itu orang lain, kekekekek [meni gak ada usaha pisan nya =)) ]
Teringat percakapan dengan seorang teman, T****, berkaitan dengan “the rule of saying no”. Prinsip Rachma, ya bilang nggak atau tidak itu…mmm… harus disampaikan secara halus, ya typical cewek :), dan itu dicounter dengan suatu pendapat… katanya Rachma mesti tegas bilang ‘tidak’, jangan biarkan siapapun berada dalam ketidakpastian [T****, 2007].
*Rachma kasi citasi, biar gaya, hehehe :D.
Yang terlintas di benak Rachma saat itu… I hate deciding something. Ntah kenapa … Rachma gak suka memutuskan sesuatu. Seperti suatu kalimat bijak ‘it takes courage to be a grownup” , mungkin Rachma emang belum punya keberanian untuk mengambil keputusan, bertanggung jawab terhadap keputusan, atau mengcounter side effect dari keputusan yang Rachma ambil. Kalo kebetulan ada suatu keputusan yang Rachma ambil, mungkin karena saat itu Rachma mengambil jalan pintas agar tidak diganggu dengan masalah yang sama, atau karena deadline, atau karena pikiran Rachma sudah tidak bersedia memikirkan kasus yang sama terus :P. Beberapa kali sholat istikharah, memakan waktu berbulan-bulan, dah mirip rawatib aja, dan tetep ajah hati Rachma tuh dipenuhi ragu, pleus banyak hal gak penting yang ujug-ujug kepikiran dan bikin tambah bingung….
~_~
Beberapa kali konsultasi tentang hasil sholat istikharah, sampai akhirnya ditegaskan oleh temen Rachma, hasil shalat istikharah itu tidak selalu berupa mimpi,bisa memakan waktu lama sampai hasilnya ada, namun pada akhirnya semua berakhir pada ketetapan hati [G****, 2007].
*ini format citasinya: nama panggilan dan tahun kalimat diucapkan :P
That made me think something over and over… kalo berdasarkan mimpi, jadi yang muncul di mimpi Rachma tuh bukan orang yang lagi diistikharah-in … 8-|, tapi malah the so called-dream visitor.
Takut sakit hati, mungkin itu yang menyebabkan Rachma ill feel berkecimpung dalam dunia cinta. Walau dalam kenyataan, tetap sajah kaderisasi hidup Rachma masih diwarnai masalah hati dan perasaan. Pernah dengar teori 6 orang? Singkatnya teori tersebut menyebutkan bahwa seseorang berhubungan dengan orang lain itu terhubung oleh empat orang lainnya, ya pokoknya mah gitu deh :D, hehehe, kalo mu tau lebih lanjut mah googling ajah :D, kabar terakhir sih katanya masih jadi riset universitas apa gitu, lupa :P.
Banyak kasus yang Rachma alami, yang merupakan kasus lingkar 6 tersebut, heuheuheu. Beres kasus satu, muncul kasus lain, ah pokoknya mah… jadina teh nangis wae, :P. Jadinya males ketemu orang, males berurusan sama orang-orang, males cerita-cerita… ya, lebih nyaman sendiri pokoknya. Dan anehnya, walo udah menjauh… udah berusaha meminimalisasi keep in touch with many people… tetep aja ya, getahnya mah kena, nyahahaha :P. Ujug-ujug disalahin ini itu… disangka ini itu…duh… cape ~_~. Rachma asli salut sama kelenjar air mata, subhanallah banget pokoknya, persediaannya selalu tetap ada, hihihi :P.
Dunia nyata memang tak seindah fairy tale sodara-sodara… :P. Semuanya kembali menjadi kisah-kisah yang jadi flash back belaka…
Mau marah sama orangnya… kan marah itu gak boleh, mau bales nyakitin orangnya, kan nyakitin itu gak boleh… jadinya… nangis deui… nangis deui… :P. heuheuheu. Nangis kala lagi sendiri, kalo pas ketemu orangnya mah Rachma kasi senyum paling manis, ketawa paling ceria, dan wajah paling sumringah.
Geeze… what the fake I am….
~_~
Terlalu banyak pikiran yang bikin mumet @_@
Mungkin itu pula kenapa Rachma sering ngerasa gak nyaman, dan ngerasa bosen berada di suatu tempat…
Homesick, meminjam istilah seorang teman [G****, 2007], yang ketika Rachma tanya lebih jauh masalah homesick ini dengan sekenanya Rachma tanggepin…
“tiba-tiba homesick padahal di rumah? Mungkin kangen tempat-tempat yang sudah dianggap rumah”. Saat itu Rachma menyebutkan dua tempat, Bandung dan salah satu Negara eropa tempat beliau dulu pernah tinggal. Beliau mengomentari dengan suatu kalimat yang sangat Rachma kenal, “saya tiba-tiba kangen semuanya”.
Kenapa Rachma sangat familiar dengan kalimat itu… hmmm, karena Rachma sering terkena virus kangen segala macem, yang gak penting pun dikangenin. Dan itu terjadi saat… mmm… saat Rachma benar-benar merasa sendiri, deeply fallen into a lonely corner. Saat-saat seperti itu, biasanya emang terkena gejala homesick, pengen berada di suatu tempat dan lingkungan yang homy banget [suasana hangat, ramah, aman, nyaman, penuh kasih sayang deh pokoknya :D].
Akhirnya, sampailah pada suatu komentar yang Rachma tik ekstra hati-hati, hehehe, " berarti homesicknya bisa diartikan pengen berada di rumah sendiri yang dah ada nyonya rumahnya”, :D.
Kenapa coba mesti ekstra hati-hati… karena beliau mah orangnya serius pisan, jadi kalo mu becanda tuh Rachma mesti mikir dulu, takutnya kurang berkenan :). Dan yang Rachma amati, beliau sepertinya kurang suka dengan topic yang nyerempet-nyerempet… :D. [peace ah K, hehehe. Semoga cepet ketemu soulmatenya ^^, ‘who can be the brightest star within the sky of your soul, twinkling beautifully beyond the shadow of your nights, shining brightly among your days, resembling the sparkling diamond inside your heart’ :), lengkap kan metaforanya? :D].
Menunggu siang, mu ngurusin kartu perpus yang katanya mesti bebas pinjam [dari awal s2, gak daftar perpus manapun =))], pleus mesti ke annex nyerahin laporan...
Today seems gloomy.
dipublish via hotspot kimia
tepatnya lab KOBA :D

Friday, 3 August 2007

Berbisik

Akhirnya kembali menghirup udara Indonesia :). Friendly as usual tentunya, kumpul-kumpul lagi bareng keluarga, ketemu temen-temen… jalan-jalan ke shopping center ngabisin waktu …
Tapi,
Kok hambar yah
Disebut kangen Holland juga nggak…
Disebut homesick juga nggak… I’m already at home gitu ya…
Tapi kerasa, ya… hambar sajah :)
Ngabisin waktu pas lagi ngerasa hambar-hambar ginih… kalo offline… ya main game, itupun setelah GPRS-an ampe bosen. Alternatif lain… ya tidur :)
Many people I miss… Rachma sms-in satu-satu, atau kalo lagi online, Rachma buzz buzz, hehehe tepatnya Rachma ganggu ini mah ya, bukan nyapa :D.
Ada yang ngerespon warmly as usual, ada yang biasa-biasa sajah, tapi ada juga yang acuh tak acuh.
Pas bagian acuh tak acuh [atau ini mungkin cuma perasaan Rachma aja kali yah, orangnya gak bermaksud nyuekkin], but somehow…
kok… kerasa sedih ya….
Tadinya pengen melepas rindu …
tapinya jadi…
Hmm,
Gak jadi ah kangennya, ini mah udah kerasa sakit hati duluan
Heuheuheu
Balik lagi ke kebiasaan liat bintang pas malem…
Ceritanya sih buat menghibur diri, atau mengasihani diri yak :D
Whatever lah, pokoknya mah life must go on kan ;)
Celebrating the loneliness, hehe :D

Kerasa males buat ketemu orang-orang…
Duh, siga nu kurang sumanget pisan jadina
Lagi mikir…
Apa ya yang bisa dijadiin obat…

Kadang sebagai pengganti langit malam, jadinya koleksi bola bersalju, kayak bola sihirnya tukang sihir :D. Lucu aja liatnya, hehe. Pengen banget koleksi yang ada musiknya, tapi biasanya ukurannya gede, menuhin-menuhin koper 8-|... jadi cukup koleksi yang imut-imut sajah... :D

Hmmm, apa atuh ya obatnya?
madu? honey, the universal medicine? :P

Padahal kemaren-kemaren tuh udah jalan-jalan seharian ampe pegel kaki, tapi masih kerasa hambar juga…

Bandung oh Bandung…
Where is your beauty?
Please spell you r magic
Spread it into the sky
So I can see the glory of the night
Spread it to the way
So I can see clearly the path I should step on
Spread it through the sound of wind
So I can breathe all the fragrance
To fill the missing pieces of this soul
And the world seems to be speechless
No matter how stable the time runs
I just feel it’s all frozen

Nyari sesuatu yang bisa bikin hidup lebih hidup, lebih bermakna… ternyata sulit :P
Kerjaan… ya curhat lagi sama Allah…
Sudah tidak berani curhat sama ‘orang’, no matter how close the person is
It’s a matter of psychology … and I just can’t trust a person deeply. Bukan karena takut orang itu akan memberitau isi curhatan Rachma sama orang lain, tapi lebih ke…
Hmm… I don’t know… jadi males ajah sharing-sharing masalah pribadi. Kadang kalo udah kerasa mumet, yang kepikiran Cuma… can I just cry on your shoulder without having to tell you the whole story?
Bantal jadi pilihan pertama kalo nangis :D, ampe ketiduran, hehe
Yang keduanya… yaitu boneka :D. Makhluk mati yang gak protes mu Rachma nangis segimana juga, mu Rachma cubit segimana juga, hehehe :D.
Pleus blogspot, yang pada akhirnya hanya jadi draft-draft postingan sajah. Karena isinya… yuhuuu, full of emotion, masuk tim editing… kayaknya tidak lulus sensor untuk dipublish :P
Kalo blogspotnya bisa ngomong, mungkin akan protes karena isinya itu-itu ajah, :D. Bersyukur karena blogspot makhluk mati. Kalo yang protesnya yang baca mah, cuek ajah, salah sendiri baca yeeee :P, kan Rachma gak nyuruh baca :D
Going back to Indonesia, is like going back to reality.
My country… my beautiful country –suppose to be beautiful- :)
Ternyata… dunia nyata memang tidak seindah bayangan…
Ketika berkunjung ke Holland, yang secara lahiriah termasuk Negara maju…
Rachma merasa tidak nyaman. Maksiat di mana-mana, dianggap biasa bahkan...

Duh Allah
walaupun ibadah Rachma masih compang camping di sana sini…
Hati ini sungguh merasa jengah, merasa tidak nyaman
Berada di tengah-tengah gemerlapnya dunia
Hambar, hambar, hambar
Kadang tak terasa, menyimpan rasa sedih di hati
Kadang bertanya pada diri sendiri, ‘kenapa bersedih coba ya? Yang berbuat maksiat kan orang lain…’
8-|
Pengen banget nemuin tempat yang nyaman, aman dan damai

Ngawang-ngawang deui jadina…

Yang mesti dichecklist, setelah nyampe Indo:
- my family...
syukurlah semua baik-baik saja.
Pas ketemu, komentar pertama adalah:
Lho, kok bawaannya cuma satu tas? kopernya mana?
[ini sebenernya ngejemput Rachma atau ngejemput oleh-oleh sih.. 8-|]
Itu kenapa tangannya jadi item gituh, kok wajahnya jadi lebih item, kok ada jerawatnya?
[Mommy... ini teh kontes kecantikan apa ngejemput?]

Pas nyampe rumah, ketemu my aunties...
komentarnya sama, nanyain oleh-oleh, pleus nanyain "puber?"
dan pertanyaan klasik, "calonnya mana? kapan nikah?"

doooh
~_~

Terus kan Rachma tuh lagi depan kaca, datenglah adik Rachma yang cowok, tiduran sambil ngapalin Al-Qariah. Terus Rachma minta dia buat ngerasin hafalannya, biar Rachma sekalian murajaah :D.
Terlibat percakapan, ternyata di sekolahnya diwajibin setor hafalan Al-Qur'an...
dalam hati, hmm... gaya uy sekolah jaman sekarang mah
hehehe

Terus tiba-tiba dia tuh nyeletuk "Teh, jerawat tuh jangan disentuh, ntar ada bekasnya. Lagian kan yang penting berakhlak mulia, bukan wajah..."
Alamak, ngeri dengernya, hehehe :P. Yo wis lah, anggap ajah ini mah karena stres dan tanning summer :P.

Terus kan Rachma benerin makhrajnya, jejejejejez... jadi lucu dengernya, :D. Secara dia tuh belum terbiasa kali yah... malah jadi aneh kalo ngapalinnya sekalian pake tajwid dan makhroj.
Terus pas malemnya, dia tuh mu berangkat ngaji... terus ngucapin salam...
Kebetulan waktu itu Rachma lagi cerita-cerita sama Mama, jadi gak kedengeran ada yang ngucapin salam.
Jadi tiba-tiba, dia dateng ke hadapan kita, dan bilang "Mah, salam tuh wajib dijawab... pamali kalo gak dijawab tuh"
Kita bengong dulu, baru jawab salamnya, heuheuheu
Kalo dah masuk waktu sholat, dia udah berkoar-koar... "Sholat..sholat... cepetan pada sholat, kan sholat itu... Asholatu imaduddin.."
walah, pake hadist.... kekekekek, tambah ngeri :P

Terus pas mengkudeta kamar adik Rachma, ada cd sekolahnya gitu, pas Rachma perhatiin... kok pada pake rok panjang, tapi bajunya pendek. Ternyata, kata adik Rachma, di sekolahnya tuh diwajibin pake rok panjang buat semua, kalo roknya masih di atas tumit, sama gurunya bakalan digunting tuh rok, suruh ganti
Deuh... galak betul :P
tapi bagus yah, yang gak pake jilbab pun diwajibkan pake rok panjang ...
paling gak, kan pembiasaan gituh :D

Oya, jadi ya... setelah cerita-cerita panjang lebar, keluarlah keputusan berikut inih:
Ditimbang: Rachma teh udah 22, udah tua, udah s2, udah gak masuk di daftar gajih Papa Rachma, di ASKES apalagi

Diputuskan: uang bulanan Rachma distop

jreng jreng

distop.... :-|

mikir... aduh ini tuh ya, Rachma kan belum punya kerja gituh... status masih mahasiswa kok, kalo gak mau disebut pengangguran terselubung :D
hehehe
udah gitu teh ya, Mama bilang gini, masa kerja Papa tuh kira-kira lima tahunan lagi, jadi ntar pas masa-masanya adik Rachma yang cowok kuliah, biayanya jadi tanggungan Rachma....

Duh
kok jadi pening yah...
8-|

Udah gitu, Mama dah wanti-wanti, kalo mo S3, nikah dulu, punya anak dulu, biar ntar anaknya Mama yang ngurus...
Kalo kata Mama mah, nabung anak cenah, jadi kalo dah 4 tahun pulang tuh anaknya dah gede..
woalah... Mama... calonnya aja belum jelas siapa
udah gitu teh, kemungkinan nerusin PhDnya dalam waktu dekat ini.. (amin)... :D
mana sempet nikah rurusuhan terus punya anak... 8-|

Sambung lagi, Mama bilang gini: ntar gaji tuh jangan dipake jalan-jalan mulu, tabungin, biar ntar tuh punya rumah sendiri, punya kendaraan sendiri...

Duh, jadi nambah peningnya .... 8-|
Gak dibolehin jalan-jalan??? beuh... bisa stres sendiri kaliiiii :(
Tapi kayaknya emang perlu ilmu management stres yang lebih baik :D

Pas bilang lagi mu ganti HP, ditanggepin: cewek tuh belanjanya perhiasan... cincin kek, gelang, atau kalung apa gitu, biar tau perbandingannya sama produk sini... jangan gadgeting terus...
8-|
bukannya Rachma gak suka belanja jewelery kaya gitu, tapi harganya itu loooo, :D, tak bersahabat dengan tabungan mahasiswa :P.

Diem di rumah lama-lama jadi bosen sendiri.... :P
jadi ajah ke Bandung... nginep di kosan temen, secara homeless gitu yah...
[kalo dipikir-pikir jadi ngeri... belum punya kerja dan belum punya rumah sendiri, hehehehe, menyedihkan]

mimpiin lagi sang dream visitor...
lama-lama mah bosen juga, eh tepatnya kesel... kenapa kok beliau teh dateng lagih... mengganggu stabilitas pikiran jadinya :P.
hehe
Oya, semalem, pas matiin lampu kamar... kan di dindingnya tuh ditempel fluoresence bintang-bintang kecil gitu, banyak...
pas liatnya, jadi serasa liat bintang di langit,
nyaman banget... jadi pengantar tidur :)
pengen tamasya ke bulan....

[dah tau susah air susah oksigen di bulan teh, tetep we kepikiran pengen jalan-jalan ke langit, tamasya ke bulan, pleus ngegenggam bintang, hehehehe :P]

tapi pas paginya, ketika nyetrika baju, berhasil membuat satu jilbab bolong karena kepanasan, pleus berhasil ngukir setrika di karpet kamar temen Rachma itu...
duh, maafin Rachma ya...
so clumsy I was

hmmm...

daftar selanjutnya setelah keluarga:

-kabar seorang sahabat, yang sebelum Rachma pulang ke sini, beliau teh lagi sakit...
jadi aja Rachma sms, sekalian ngetest orang-orang masih nyimpen nomor lama atau gak...
Rachma nga-sms jam 2 pagi :D, secara itu masih jetlag sigana, da gak bisa tidur pokoknya. Rumah sepi, orang-orang pada tidur...
duh
jadi aja, nyari orang yang bisa diisengin :P
smsnya memang iseng, tapi nanya kabarnya mah seriusan ateuh ;)
dan bersyukur beliau ternyata baik-baik saja. Rachma coding sendiri deh artinya beliau sudah sehat seperti sedia kala :D. Terbukti kalo beliau saat itu masih terjaga, berkutat dengan kerjaannya. Walau dalam hati kelintas, ini yang baru sembuh dari sakit, seneng banget kerja... 8-|... istirahat dulu napah.
hehehe, itu mah cukup dalam hati, hehehe. So glad to know that you are fine ^_*.

-my story teller, apa kabar?
-nagih janji makan-makan dari yang keterima s2, yang mu ke jepun, yang mu ke itali, yang kemaren di wisuda...
huhuy, punya banyak piutang makan-makan gratis :D
jadi makanan favorit Rachma adalah: makanan gratis nan halal nan enak

-kampus,
salah satu tempat yang dihindari :P
alhamdulillah sudah ada pencerahan


next to confirm:
-pempek asli dari Palembang....
@_@
-pengen cireng, cimol, lumpia di kampus, ceker ayam yang dijual di deket sekeloa... dan makanan-makanan lainnya :D
akhirnya, selse juga satu postingan sambil nunggu temen... mu ngadep dosen lagi :D.
Laper...
time to look for food ;)
Dipublish via hotpsot Comlabs

Popular Posts