Sunday, 6 April 2008

Derajat

Berapa suhunya? sekian derajat :D


Tapi, yang dimaksud dalam postingan kali ini bukan derajat yang itu, heheh


Yang mu Rachma soroti adalah perkataan seorang mu****i, yang intinya seperti ini:
"Jangan ngabis-ngabisin waktu mikirin orang yang belum jadi suami sah. Mau segimana pun sayangnya, mau segimana pun baiknya, mau segimana pun sholehnya, tetep aja faktanya dia belum jadi suami. Kalo cowok bukan suami itu ya belum punya hak untuk diperhatiin de es be. Kalo belum jadi suami itu, ya sama aja kaya tukang beca, tukang sayur, selayaknya laki-laki lain yang bukan mahram"...

:scream:


Gak kuat Rachma denger yang bagian: tukang becanya :D. Maaf, no offense buat yang ada hubungan ma tukang beca, Rachma tidak bermaksud menyinggung SARA [suku, agama, ras, dan akademik :P]. Kenapa gak bisa nahan ketawa... ngg... karena saat itu Rachma ngebayangin harus menyamakan *teeeet* [Aa yang gak boleh disebut namanya mrgreen] sama tukang beca :)), hahahahah, langsung da kembali pada jalan yang benar, hueheheheh. Ama tukang beca mah sudah jelas bisa lebih objektif untuk bertingkah laku, gak akan ngasi perhatian gratis , gak akan segitunya meluangkan waktu walo jelas-jelas lagi sibuk... de es be de el el....


Nyadar sih, emang perasaan apa pun yang muncul sebelum nikah itu mesti dijagaaa pisan, dimanage sebaik-baiknya. Tapi kalo inget sama istilah menyamakan sama tukang beca, tetep aja pengen ketawa, hihihihi :sweaty:


Ada saat-saat membendung perasaan itu melangkahi logika. I mean, yeah I am not a little girl anymore, I know how to put logic here and there, but still there are times I can't command what my heart should feel, what my mind should think. The best thing I can do is being patient, and still... there are a lot of temptations all over.

Emang ya, setan menggodanya gak henti-henti...:tsk:


Duh Allah...pusing.... eek


Udah nangis-nangis, curhat-curhat oge tetep aja susah managenya...
hayah, kumaha iyeu teh, cenah mu istiqomah...:sigh:
Eh, tapi istiqomah itu bukan berarti ngilangin perasaan kan? soalnya Rachma gak kebayang nih kumaha ngilanginnya,,, :ha?:


Tiap hari berdo'a.. pasti do'anya ada kaitannya ma itu terus, heheheh. Sebelum tidur biar tenang tidurnya... pasti do'anya itu-itu juga, hihihih. Kayanya malaikat di samping kiri kanan dah apal do'anya :D.


The worst thing about all of this? not about "miss" time, but about "worry"-related things. Prasangka, begitulah :D [Rachma ngomong apa sih huehue... :))].


Pernah, bukan pernah lagi ketang :D, ditanya temen:

-tanya lagi pada hati sendiri, apa ini tuh beneran ato cuman pelarian aja-
Hmm...
jadi yang Rachma rasain itu...

hmm...

:ha?:


eeto...


:sweaty:

hmm...




:ha?:
jadi sebenernya...






....

*hehehehehe, ada yang penasaran kayaknya *



Mode serius ON:
Jadi yang Rachma rasain itu... semacam "care". Don't ask me why, cause I don't know why either :D. Felt it's there, but that's it.


Can I say that I care about him because we are friends? :D, hahahah gak banget sih :P.
Well, like I said, the worst thing is about worry things, yaitu ketika gak tau kabarnya, dan jadinya berprasangka, terus jadi khawatir gak jelas [dasar cewek :tsk:].


Kadang terlintas, is worrying him considered a crime? :ha?: wonder sayah, malaikat nulisin itu ke kitab kanan ato kiri ya? rolleyes

La tahzan... innallaha ma'ana... innallaha ma'ana... innallaha ma'ana... innallaha ma'ana... innallaha ma'ana


Itu obat mujarab kalo tiba-tiba bersedih, berkali-kali ngucap innallaha ma'ana -sesungguhnya Allah bersama kita-, sampe bener-bener meresap di hati, ampe otak kembali tenang, kembali membumi :D. Kenapa sedih? hmm... ya, gimana ya... suka tiba-tiba sedih aja :D. Terutama kalo virus lonely menyerang, hehehehe. Atau kalo lagi kangen, hihihi mrgreen, harus dimanage, terus gak bisa ngapa-ngapain... tapi energi tinggi :)), jadinya malah sedih. Padahal kalo nurutin hawa nafsu kan tinggal pencet "call", heheheh :D. Tapi hati kecil membisikkan, gak tega kalo harus merusak keistiqomahan si Aa, Rachma kan dah gede, masa jaga hati aja gak bisa....heuheuheu, beurat :tsk:.


Terus kalo dah gak kebendung kan suka nangis tuh [lamun diitung kayanya banyak pisan air mata yang keluar :D, hikmahnya: cuci mata, baik bagi kesehatan cool]... terus suka berdo'a di tempat, hehehe. Ampe apal beneran da ama do'anya, heuheueheu. Tapi mempraktekan do'a itu teh penuh perjuangan, alias nangis-nangis lagi pleus harus banyak istighfar :D. Ada pertentangan antara logika dan hati, antara keinginan pribadi dan kebaikan bersama, lieur pokoknyah.


Kalo udah over khawatir :D, yang mujarab adalah ketika berdo'a... menitipkan dia pada Dia, hehehehe. Karena doktrinasi "tukang becak" itu gak ngaruh dan gak mempan, heuheu. Lebih tenang ketika mengembalikan apa yang ada pada Sang Pemberi, Sang Khalik yang Maha Pengasih. Mendo'akan dia biar istiqomah juga, yang kalo bukan jodoh mah, Rachma juga mendo'akan supaya dia ketemu jodohnya, dimudahkan jalannya dipermudah prosesnya... [sambil nangis-nangis antara ridha gak ridha ini mah ngedo'anya, hehehehe :D]. Takut sih, ketika Allah teh gak ridha sama perlakuan Rachma pada "rasa" yang Ia titipkan. Ketika udah mulai kerasa ada egoisme yang tumbuh, posesivitas yang mungkin berlebihan, mesti segera dinetralisasi, di"rukiyah", hehehe, biar kembali ke jalan yang benar :D. Udah gitu teh kadang suka terucap minta maaf sama dia, terus jaga-jaga bisi emang bukan jodoh, Rachma juga minta maaf sama calonnya :D. Rachma juga merasa gak enak hati sama calon suami yang sebenarnya, yang mungkin saking berharganya beliau ini, sampai saat ini teh masih dirahasiakan sama Allah [biar jadi surprise kali yak, kan Rachma seneng surprise :D]. Eta mah bukan do'a nya sigana, lebih mirip memorandum permintaan maaf, heheh. Tapi ya setidaknya itu nambah tenang, biar Allah yang menyampaikan permohonan maaf tak langsung ini, heuheu :D, soalnya Rachma bingung mesti gimana lagi.

Duh Allah... :tsk:


Kalo kata temen Rachma mah, "menahan rasa yang belum sah halal itu ladang jihad juga, karena hanya orang yang kuatlah yang bisa memanage rasa itu".

:tsk:
yang jelas mah tetep we sedih :D.


Rachma kan pernah baca ya, kalo orang beriman lagi sedih itu, ada malaikat-malaikat yang turun ke bumi untuk menghiburnya.
"Janganlah bersedih wahai orang beriman, sesungguhnya Allah telah menjanjikan surga untukmu".

Kadang kalo lagi nangis-nangis, suka kelintas,,, Rachma termasuk golongan tadi gak ya? yang kalo lagi sedih ada banyak malaikat turun untuk menghibur?


Orang yang dekat sama Allah itu... namanya tersebar di kerajaan langit, ampe penduduk langit tuh berlomba-lomba mendo'akan dan memintakan ampun untuk orang itu. Rachma termasuk orang yang kaya gitu gak ya derajatnya? Jangan-jangan masih jauh ini.... hayah... mana banyak dosa lagi... :hilo:. Orang lain mah udah ngafal Al-Qur'an juz apa.... udah nabung sholat malam segimana...
Sedangkan Rachma masih....
duh... :tsk:, ini derajat kualitas kemanusiaan Rachma baru nyampe mana yak? rolleyes. Jangan-jangan rapornya inflasi, defisit, banyak merahnya...
tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak :ayokona:, padahal kan pengen nabung amal, pengen tamasya ke surga... pengen punya rumah di situ, pengen ketemu sama nabi Muhammad, pengen melihat wajah Allah...

Duh... pengen....



Jadi pilih mana Neng Rachma... ngumbar nafsu? ato istiqomah!!!


eek

*kok Rachma jadi ill feel sendiri yak, hihihihi, kalo ngedenger kata nafsu jadi serasa wanita penggoda, hehehe, mengerikan rolleyes*


Jadi setelah mikir-mikir, emang mesti sabar, banyak berdo'a... dan istiqomah... Sedih itu manusiawi, tinggal disikapi sebijak-bijaknya [ingat pelajaran PPKN tentang hikmat kebijaksanaan :D]
*gaya heroin on* :astig:


Tapi beraaaaaaaaaaaaaaaaaat cry, sekarang aja kerasa banget waktu berjalan amat lambaaaaaaaaaaaaaaaaaaat :tsk:. Udah gitu teh banyak godaannya deuih. Hayah, kadang ngerasa yang namanya status itu penting, emang sih status single itu artinya siapa pun berhak mengajukan proposal. Lamun kata cowok mah status single teh kesempatan untuk menyeleksi calon istri.

Tapi naha nya, akhir-akhir ieu teh malah jadi ill feel sama cowok yang sebenernya mah bermaksud baik meureun...
Yang ada bukan pengen melihat-lihat, menyeleksi dan memutuskan, tapi malah kerasa... "capek!", males mikirinnya.


Hhh... :yawn:

Ya Allah,
jadikan kami
hamba-hamba yang istiqomah
menapaki jalan yang Engkau ridhai
jangan biarkan kami
terlena cinta yang semu
isilah hati kami
dengan rasa cinta dan rindu kepada-Mu

Astaghfirullahal'adzim
Astaghfirullahal'adzim
Astaghfirullahal'adzim

Friday, 4 April 2008

Flying star

It blinks, beautifully
It is amazing, without any hesitation
It burns, no ignition
It is there, uninvited

How can a star be such adorable?
In silent it speaks a lot
In white it spreads healing whisper
It twinkles, so deep
So touch... so though
Flying nicely
Taking my mind away

The flying star out there
Amusing
Such that I am happy
Happy
But why is the light faint lately?

Thursday, 3 April 2008

Supportive Sidekick

You know who we're talking about — the champion consoler, the person you can always count on, the person who knows how to clean up even after the biggest emotional superspill of your life. This friend gives you a one-on-one rush like no other. This confidante for all seasons can probably even read your mind just a little. Or don't you remember the last time they finished a sentence for you?

Lucky for you, your supportive sidekick can probably guess what your next dreams will be before you even do. It must be nice to know you have a tireless supporter and coach in your midst, someone you can tell anything to who always has your best interests in mind and a smile to cheer you up. How sweet!


Itulah hasil yang keluar setelah jawab beberapa pertanyaan -gak penting [orang sok sibuk, 2008]- di web Tickle. Do I really need that kind of person? yeah, maybe.

Adalah suatu klise yang ada benarnya, bahwa orang cenderung mencari dan membutuhkan keberadaan orang lain yang sedikit banyak memiliki sifat yang sama. Sekufu, bahasa kerennya mah. Biar kalo apa-apa teh nyambung gitu mrgreen.

1. Senyum
Rachma paling suka ngeliat ekspresi orang tertawa, senyum, pokoknya yang bahagia...bahagia gitu deh :D. Kadang tanpa disadari, I smile a lot, too often. Sampe temen selab ato teknisi bilangnya, she is a happy person. Dan kadang di tengah senyum suka ditanya, "why do you smile?".... Rachma bukannya ngejawab, tapi malah ketawa karena kebayang dong kalo jawabnya "senyum itu ibadah" :D.

2. Manja
Rachma ngaku Rachma manja, yakni dalam beberapa hal yang menurut kamus Rachma itu wajar buat manja-manja :D. As I know how nice to be pampered is, I also know how to pamper people. Pepatah singkat nan romantis yang berbunyi "your wish is my command" ... more or less I can think a good way to adapt or even to steal someone's heart twisted.

3. Let's play the game
I love something adventures, dengan bekron yang mudah bosen begini, Rachma emang cenderung suka sama sesuatu yang dinamik dan penuh kejutan. Suka banget sama sesuatu yang bikin penasaran, yah... pokona mah bikin hidup lebih hidup lah :D. Love something new, love challenge also. Soalnya bikin otak mikir [jadi kan ada yang dipikirin], dan bikin fisik kerja [jadi ada yang dikerjain] :D. Kalau udah mendeteksi "I think... someone is playing game with me. Umm... so let's play the game, you have your rules, and I have mine. And the story begins..." :D. Dari segi game pun, Rachma suka main game mobil balap ato tembak-tembakan, seru aja sih, menyerang,, hahaha keinginan agresi terealisasikan :P.

4. Sibuk
Rachma sibuk, maaf ya... emang Rachma sibuk, sibuk menjalani hidup :D. Hehehe. Anyway, Rachma suka sama orang-orang yang mode sok sibuk :)), asik buat digangguin soalnya twisted. Coba, kalo sama orang yang nyantai mah... apanya yang mu digangguin coba? heuh gak seru ah, terlalu monoton mah alamat ngebete-in. Oya, mayan sering dapet protes di ym. Yang kalo hati sedang tak terjaga suka kelintas "ni orang maunya apa sih!!! Emang kerjaan Rachma tuh mantengin Ym apa?!! enak aja. Sori dori mori, Rachma sibuk. Gak ada waktu buat ngobrol freelance gak jelas evil. Dan satu hal lagi, perhatian Rachma mahal!!! catet twisted ".

5. Perhatian
Sebagai manusia biasa, suka sama orang-orang yang perhatian. Ujungnya, ya jadi pengen merhatiin balik :D. Tapi kalo dah kelewatan mah, suka illfeel ketang, jadi bosan, malah jadi... apa ya, kelintas "I need 'me' time". Yah, bagaimana pun juga, Hukum Gossen tetap berlaku :P.

6. Serius, in time, konsisten, tanggung jawab, dan rius-rius lainnya.
I don't like people who lies, even in making a joke, that is mainly because,,, ya, I always take everything seriously. It does has positive and negative sides. It's just... ya, that's how the world works. You may often see me very very... relax, but wait... don't let the seen things fool you. I for sure don't like the one who is too relax. Suka gemes ajah,,, can you do it a little faster??? geeze....
[ini mah karena emang Rachmanya gak sabaran ketang :P. Saking gak sabarnya, emang semangat banget ngerampungin tugas atau kerjaan secepatnya :D]

7. Melow
I really appreciate art, poetry, and alike. But I actually hate a too melow person. Apalagi kalo cowok, cape deeeeh

8. Last word
Haha, saking kreatifnya, gak mau kalah ngomong, ada aja yang kelintas di kepala buat defense sesuatu. Modal yang baik untuk presentasi :D, tapi mungkin bikin bete beberapa orang yang dasarnya gak suka kalah ngomong juga, heheheh. But I actually don't like arguing [ini seriusan lho, tiga rius deh mrgreen], I prefer listening. Suka aja dengerin orang ngomong terus ntar komentar-komentar [ato mungkin ini teh sebenernya bukan suka mendengar, tapi suka komentar :P, ato dua-duanya? :D]. Tapi suka lo kalo nemu partner yang se"bahasa" :D, hehe. Dan impressed kalo nemu orang yang tau celah buat ... apa ya... to handle me, heuheuh. Pertanyaan yang terlintas kalo ada makhluk ngedeketin adalah, "is he sure he can handle me? I might give him huge surprises" :P.

9. SARA
Kurang suka kalo ada orang nyinggung-nyinggung akademik ato kebanggaan-kebanggaan lainnya, gak tau... kurang suka ajah, SARA ih, heheheh. Kadang kalo udah kesel, suka pengen motong langsung dan bilang: just give me your CV, and maybe I'll think about it, hehehe twisted. Manusiawi lah, lebih cenderung suka sama yang low profile, yang kaya gitu-gitu mah gak usah dibilang-bilang nanti juga tau atuh, kan orang yang berilmu mah emang ditinggikan beberapa derajat dari manusia lain sama Allah, jadi gak perlu show off gitu, lagian otak siapa itu coba? "cuman" dititipin sama Allah kan itu, meni segitunya...rolleyes.

10. ....
Ntar ah, disambung lagi....
*jadi sering nulis gak jelas... demi ngurangin mumet...*

La tahzan, innallaha maána... innallaha maána...innallaha maána
“Maka nikmat Tuhanmu mana lagikah yang kamu dustakan?”

Astaghfirullah
Astaghfirullah
Astaghfirullah

Wednesday, 2 April 2008

Right next to the right one

Ya, seminggu ini menghayati satu album Celine razz. Lagu berjudul right next to the right one ini catchy, melodinya cenderung datar jika dibandingin ma lagu-lagu Celine lain yang pitchnya lebih beragam. Selidik punya selidik, ternyata lagu ini pernah dinyanyiin sama sang penciptanya Tim Christensen. Kok kesannya lagu-lagu di album taking chances ini remake ya.... rolleyes

Betewe, Rachma perlu beberapa kali baca dan denger maksud lirik lagu ini mrgreen. Setelah ketangkep maknanya, baru deh get the feeling inside the song, dan jadinya... duh, naha jadi melow kieu... heuheu


What if we were meant to be together
What if you were meant to be the one
I could hide a million years and try to believe
That any time the boy in mind will come and rescue me

Cause you're the fire, you're the one
But you'll never see the sun
If you don't know, you
're right next to the right one
And I could call it many names
But its myself I need to blame
If you don
't know, you're right next to the right one

In the end you
've got a friend for lifetime
Truly there to truly care for you
I know you cry a million tears so I want you to know
That a pretty face can take you places, you don't wanna go

Cause you
're the fire, you're the one
But you
'll never see the sun
If you don
't know, you're right next to the right one
And I could call it many names
But its myself I need to blame
If you don
't know, you're right next to the right one

So in the end it all depends on whether you
'll find
Warm embraces when I replace the one you had in mind...

Cause you
're the fire, you're the one
But you
'll never see the sun
If you don
't know, you're right next to the right one
And I could call it many names
But its myself I need to blame
If you don
't know, you're right next to the right one



Hayo, ketangkep gak tuh maksud lagunya apa? biggrin
Itu bacanya mesti per paragraf, kalo dihubungkan ma nada lagu, jadi asa gak nyambung [ato mungkin Rachma aja yang gak ngeh dari awal razz].

Hari ini tadinya mu ngukur GPC, tapi dasar tuh polimer manja-manja, masa dilarutin ke THF aja suseh larutnye, dicoba di DMF juga... yang mestinya langsung larut jadi lama... rolleyes. Well anyway, let's see what will happen tomorrow morniiiiing wink
[gini nih asiknya riset, selaluuuuu aja ada surprises :D... gak bikin bosen, bikin excited, bikin looking forward for something...bikin... yah, nunggu hasil, kepastian :P... walo nu jelas mah bikin mikir, heheheh ]

Tadi ngayoutube [ngayoutube we terus di kantor teh cool....]. Tapi jangan salah, kan nyari inspirasi riset sambil refreshing :D. Lamun teu refresh mah yang ada bikin teu mood. Males banget kan kalo kerjaan bikin gak mood. Harusnya kan kerjaan tuh bikin hari senang dan ceria, karena jadinya ada sesuatu yang dikerjain daripada bengong gak jelas di rumah. Jadi boleh dong have fun dalam kerja. Yang penting kerja beres sesuai harapan, terus orangnya hepppiiii selalu. Ya kan... ya kan? :D

*pembelaan...pembelaan... cool*

Abis semalem moodnya lagi juelek, sebelum tidur nangis dulu. Itu mah air matanya keluar sendiri ketang, disusul dengan dzikir sekuat hati buat menghimpun kesadaran biar tetep logis membumi :P, ampe akhirnya ketiduran deh. Mimpinya juga jadi kebawa gak bagus, bangun juga jadi kerasa gimanaaaa gitu rolleyes. Lieurrrrrrr....
*itu pembelaan juga :))*

Tapi...Rachma pernah nya cerita sama seseorang :D, kalo akhir-akhir ini teh sering mimpi buruk yang kadang berakhir dengan goresan luka di tangan. Rachma cerita teh dalam rangka... naon nya, nya cerita we pokoknyah :D. Kan kalo sama yang nyambung mah bisa cerita kaditu kadieu, nu teu penting ge diceritain :D. Yang Rachma takjub, responnya, hueheheh. Terharu jadinya,,, padahal cerita kaya gitu teh masuk kategori teu penting kalo kata orang sok sibuk mah :P. Rachma juga gak nganggap itu hal serius [yeah, I am a serious person, even in making a joke, I am serious on it cool]. Ternyata ada yang lebih serius dari Rachma, jadi lucu liatnya, heheheh :D. Ah, tapi kalo kaya gini teh, jadi makin susah jaga hati :))... hmm... :P. Somebody, meant or not meant to be, has been shooting right on the spot, which for a lot of conscious reasons :P, better for me to really be careful now and then. And in many cases, I actually wonder, what a nice scenario...what an interesting coincidence, he is always there, the right man in the right time in the right place.
*Halah, melebih-lebihkan :P*


Ini nulis blog sambil dengerin lagu janji sucinya yovie dan nuno :D. Jadi, hasil ngayoutube tadi, adalah melihat-lihat top reward tahun 2007. Terus ngeklik bagian adorable video. Videonya tentang anak kecil ketawa, dan emang liat video itu jadi pengen ketawa, dan kebawa hepi suasananya. Terus ada juga video lain tentang anak ini, sama cutenya. Ih pokona mah, kawaiiii pisan lah, bikin gemes, dan jadi pengen punya anak, heheheh.
Rachma embedkan videonya di sini:















Gak bosen Rachma nonton video itu. Kalo lagi bete gi gak mood, ngeliat anak kecil di video itu ketawa puas banget, jadi kebawa hepi :D. Yang bosen kayanya temen seruangan, hueheheh, ngedenger Rachma ketawa karena mantengin video yang sama... hihihih cool.


Yu ah, iklan selse,,,mari kembali ke jalan yang benar, serius deui mikirin riset...mrgreen

Tuesday, 1 April 2008

La tahzan

La tahzan...innallaha maána

-jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita-



Itulah doktrinasi yang harus semakin kuat ditanamkan dalam kepala. Ujug-ujug ngerasa lonely dan sedih, bukan hal yang aneh. Tiba-tiba gak mood ngapa-ngapain, bukan hal yang aneh juga. Proses recoverynya itu yang mesti ditinjau ulang, untuk kembali ceria ngadepin hidup razz. Doktrinasi adalah salah satu jalan keluarnya, jadi gak ngasi jeda buat mikirin kaya,,, bener gak sih kita bahagia, bener gak sih? kok hampa ya... jadi ini tuh sebenernya bahagia gak sih? heheheh.

Moody, begitulah kira-kira. Kalo yang namanya iman itu bisa naik bisa turun, yah mood juga kaya gitu. Ada satu waktu di mana... "duh, kok tiba-tiba gloomy sih... padahal kan lagi gak pengen sedih-sedihan... rolleyes", atau di lain pihak kaya "ih, seneng, gak ada angin gak ada ujan, kok tiba-tiba bahagia ya....mrgreen". Hehehe, pokoknya aneh aja, kadang kalo dah pusing mah pengennya selogis mungkin, lebih ke ya sudah lah... go with the flow sajah, nikmati aja semua. Menikmati jadi seorang manusia, tepatnya... jadi perempuan.

Feeling gloomy... tentunya ada saat-saat mencari "hiburan", mengalihkan perhatian, nyari-nyari yang lucu dan menarik, kadang ngerjain sesuatu yang ecek-ecek dan gak penting, hanya untuk ... melewati hari, to let the time flies more quickly.

Yah, la tahzan ... innallaha maána...

Otagai ganbarimashou....

Popular Posts